Sejumlah klub sepak bola top Eropa anehnya keluar dari jenis

Ini ialah akhir minggu hasil surprise di semua liga penting Eropa, dengan Bundesliga serta La Liga dengan spesial melemparkan semakin banyak surprise. Dua titans dari permainan jatuh ke kekalahan yang sama mengagetkan pada Sabtu malam – sama dengan Manchester United hindari satu diantara mereka sendiri di Old Trafford. Ada perasaan tidak yakin dari fans di Old Trafford saat United turun 2-0 dalam 10 menit ke club Newcastle yang tidak pernah menang selama musim. Perlu tiga pemain yang sudah terpinggirkan oleh José Mourinho musim ini – Juan Mata, Anthony Martial serta Alexis Sánchez – untuk merubah situasi dari keheningan tercengang jadi nada berisik serta pastikan United terlepas jatuh ke sisi bawah tabel Premier League.

Baca Juga : Liverpool tidak pernah menyuruh saya pergi setelah final Liga Champions

Serikat pergi ke interval internasional di Liga Premier – pada Serigala serta Watford – tapi penderitaan mereka musim ini pas jadi topik yang lebih luas di semua Eropa. Malaise paling akhir Bayern Munich mungkin yang sangat mengagetkan. Sesudah sampai empat kemenangan yang nyaman untuk mengawali kampanye mereka – belum juga kemenangan mutlak 5-0 mereka di Piala Super Jerman – roda mulai bergoyang di Allianz Ajang. Semua hadir kemerahan untuk Niko Kovac dalam enam minggu pertama menjadi pelatih kepala, tapi Kroasia rasakan desakan saat ini sesudah empat laga beruntun tiada kemenangan. Perhatian sebetulnya ialah tiga dari game-game itu ada di dalam rumah.

Baca Juga : Gerard Pique dari Barcelona membuat kesalahan pada pertahanan dengan gol

Mereka kalah 2-0 di Hertha Berlin akhir minggu lantas dan ditaklukkan 3-0 di kandang oleh Borussia Mönchengladbach pada Sabtu, kekalahan paling berat mereka di Bundesliga dalam lebih dari empat tahun. Akhir kali Bayern kehilangan dua laga liga beruntun ialah Mei 2015, saat mereka telah membungkus titel. Mereka sudah kehilangan banyak laga Bundesliga dalam 10 hari paling akhir seperti yang berlangsung di semua musim 2015-16 atau 2016-17. Bayern sudah turun ke tempat enam di klassemen, empat point di belakang pimpinan klassemen Borussia Dortmund. Sesaat Bayern dipermalukan di Munich, juara Eropa itu alami kesusahan yang sama menantang Alaves. Real Madrid berusaha untuk mematahkan pertahanan yang kuat dan musibah menempa pada menit ke-95 saat Manu García cetak gol kemenangan untuk tuan-rumah.

Baca Juga : Klopp disalahkan sebagai pemenang akhir Insigne menghentikan lonjakan Reds

Real Madrid sekarang sudah kehilangan tiga dari empat laga paling akhir mereka, hampir bukan rekor besar buat manajer baru Julen Lopetegui. Waktu pengangkatan Lopetegui saat malam atau Piala Dunia hadir menjadi surprise besar tapi pilihan itu nampaknya rasional buat club. Ia mempunyai rekor mengagumkan bersama dengan team senior Spanyol sampai keberangkatannya yang mengagumkan. Team sudah mainkan beberapa permainan sepakbola menyerang dibawah arlojinya serta dia sudah kerja dengan erat serta sukses dengan beberapa pemain Real Madrid waktu ada di set-up internasional. Satu kali lagi, semua terlihat baik di awalnya waktu pemerintahannya, dengan Madrid cetak 10 gol dalam tiga kemenangan liga beruntun untuk mengawali musim ini, dengan ke-2 Gareth Bale serta Karim Benzema mengambil langkah untuk isi kekosongan yang dibiarkan oleh Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, semua serba cepat.

Real Madrid belumlah cetak gol dalam empat laga – lebih dari 400 menit. Hanya satu kenyamanan mereka ialah juara bertahan liga, Barcelona, ikut berusaha. Barcelona belumlah memenangi satu juga dari empat laga liga paling akhir mereka. Minimnya bentuk mereka mungkin kurang memprihatinkan – sebab mereka sudah cetak gol di semua empat laga – tapi ini ialah perjalanan terpanjang tiada kemenangan semenjak musim 2015-16. Enam besar di La Liga dipisahkan cukup dengan dua point. Itu begitu kontras dengan musim kemarin, saat Barca empat point di tempat ke-2 serta delapan di muka team di posisi ke enam.

Sevilla sekarang ada di puncak klassemen, walau faktanya mereka cuma mencapai empat point dari 12 laga pertama musim ini. Mereka ialah hanya satu team di liga dengan tingkat kemenangan diatas 50%. Jumlahnya mereka 16 point persis sama dengan yang mereka punya sesudah delapan laga musim kemarin, saat mereka duduk ke lima di meja. Dalam perubahan momen yang aneh, cuma 11 point terpisah dari atas ke bawah sesudah delapan laga; selisihnya ialah 21 point musim kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *